Mendengar kata “media sosial” apa yang terlintas
di benak Anda? Sebagian kalangan mungkin berpikir media sosial adalah Facebook,
Twitter, Instagram, dan lain sebagainya. Tidak ada yang salah dengan itu, toh
ketiganya merupakan 3 dari sekian tools media sosial yang kita temui di era
internet masa kini. Nah, sebelum melangkah lebih jauh, ada baiknya kita pahami
dulu apa pengertian media sosial. Check this out!
Menurut Wikipedia, media sosial adalah sebuah media online, dimana para penggunanya bisa dengan mudah berpartisipasi, berbagi, dan
menciptakan isi (content) meliputi blog, jejaring sosial, wiki,
forum dan dunia virtual. Blog, jejaring sosial dan wiki
merupakan bentuk media sosial yang paling umum digunakan oleh masyarakat di
seluruh dunia.
Andreas Kaplan dan Michael Haenlein mendefinisikan
media sosial sebagai "sebuah kelompok aplikasi berbasis internet yang
membangun di atas dasar ideologi dan teknologi Web 2.0 , dan yang memungkinkan
penciptaan dan pertukaran user-generated
content". (Kaplan, Andreas M.; Michael
Haenlein [2010] "Users of the world, unite! The challenges and opportunities
of Social Media". Business Horizons 53(1): 59–68).
Ciri-ciri yang dimiliki media sosial, seperti yang saya kutip dari Wikipedia (menurut Gamble, Teri, dan Michael dalam buku “Communication Works” edisi ketujuh) adalah sebagai berikut:
a.
Pesan yang di
sampaikan tidak hanya untuk satu orang saja namun bisa keberbagai banyak orang
contohnya pesan melalui SMS ataupun internet
b.
Pesan yang di
sampaikan bebas, tanpa harus melalui suatu Gatekeeper
c.
Pesan yang di
sampaikan cenderung lebih cepat di banding media lainnya
d.
Penerima pesan yang
menentukan waktu interaksi
Zaman sekarang, ada begitu banyak jenis media sosial
yang muncul di tengah-tengah masyarakat, menyesuaikan kebutuhan para
penggunanya. Pengelompokan jenis media sosial dapat dilihat melalui gambar ini
(sumber: https://isudio.files.wordpress.com/2012/01/classification-of-social-web2.jpg
)


No comments:
Post a Comment